Home
Kota di Jerman larang pria pengungsi ke kolam renang umum
Redaksi KEI FM / Saturday, 16 January 2016 07:02

bbc-sp_piscina_alemanhaSebuah kota di Jerman melarang pria pengungsi dari kolam renang umum setelah beberapa perempuan mengeluhkan pelecehan. Pejabat pemerintah di Bornheim mengatakan bahwa pria dari tempat penampungan pencari suaka dekat situ dilarang datang sampai mereka "paham" bahwa perilaku seperti itu tak dapat diterima.
Langkah ini diambil menyusul kemarahan meluas setelah terjadi ratusan penyerangan seksual di Koln dan beberapa kota Jerman lain pada malam Tahun Baru.
Serangan tersebut, yang kebanyakan dilakukan oleh para pria keturunan Afrika Utara dan Arab, meningkatkan ketegangan akan arus pengungsi. Lebih dari 1,1 juta orang meminta suaka di Jerman pada 2015.
Kepala departemen urusan sosial di Bornheim - sekitar 20km di selatan Koln - mengatakan bahwa langkah untuk melarang pengungsi pria ini diambil seiring meningkatnya laporan perilaku tak pantas terhadap perenang perempuan dan anggota staf.
"Ada laporan pelecehan seksual dan ajakan mengobrol berlangsung di kolam renang ini...oleh sekelompok pria muda, dan ini membuat beberapa perempuan pergi," kata Markus Schnapka pada Reuters.
Menurutnya, keluhan ini tidak menimbulkan tindak kriminal, namun pekerja sosial di kota akan membantu agar para pencari suaka mengubah perilaku mereka.
Tak jelas bagaimana aturan ini akan diterapkan, meski Jerman siap mengenalkan sistem kartu pengenal buat pengungsi pada Februari.
Dukungan menurun

Koresponden mengatakan bahwa larangan ke kolam renang ini adalah tanda terbaru akan meningkatnya ketegangan setelah serangan di Koln.
Pada Kamis, pemerintah di kota lain di barat Jerman, Rheinberg, membatalkan parade karnaval yang rencananya akan dilakukan pada Februari karena alasan keamanan.
Kepala keamanan publik Rheinberg, Jonny Strey, mengatakan pada media Jerman bahwa kejadian di Koln mendorong keputusan tersebut dan aparat khawatir akan perilaku dari para pengungsi pria.
Wali Kota Rheinberg Frank Tatzel kemudian membantah pernyataan ini, menurut Reuters.
Pemerintah Koln juga mengkhawatirkan keamanan karnaval kota mereka pada Februari nanti, setelah terjadinya serangan pada malam Tahun Baru, mereka berjanji untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran publik.
Polling publik pada Jumat menunjukkan adanya kecemasan terhadap jumlah pengungsi yang meningkat di Jerman.
Dalam penelitian tersebut yang diterbitkan oleh siaran ZDF, 66% dari 1.203 responden mengatakan bahwa Jerman tak bisa menangani kedatangan pengungsi, naik 46% dari Desember.
Dukungan terhadap Kanselir Angela Merkel, yang berada di bawah tekanan karena kebijakannya menerima pengungsi, juga turun - kini 39% orang setuju bahwa kanselir melakukan "pekerjaan yang bagus" dalam menangani hal ini, turun 47% dari Desember.(BBC)

Share this post

Last Updated on Saturday, 16 January 2016 07:11

Add comment


Security code
Refresh

logo KEI 102.3 FM

Streaming

streaming2012-1request2012-nyamping

Facebook

CHRISTYKIDS

Statistics

mod_vvisit_counterToday117
mod_vvisit_counterYesterday1601
mod_vvisit_counterThis week4088
mod_vvisit_counterThis month18225
mod_vvisit_counterAll days2653321

We have: 34 guests online
Your IP: 54.146.27.245
 , 
Today: Apr 27, 2017

PETA BATAM

Peta_Batam