Home
Jepang kecam PBB terkait 'pacar bayaran'
Redaksi KEI FM / Wednesday, 11 November 2015 09:21

BBC-enjo_kosaiPemerintah Jepang mendesak ahli PBB untuk menarik pernyataan bahwa 13% murid perempuan Jepang terlibat "pacar bayaran" yang dapat berupa hubungan seksual. Kementerian Luar Negeri Jepang mengatakan pernyataan Maud de Boer-Buquicchio "tidak patut" dan "perlu disesalkan". Tetapi pelapor khusus pelacuran anak ini mengatakan dirinya ingin menggarisbawahi gejala yang harus ditangani.

Pacaran dengan pembayaran berupa pihak pria menawarkan perempuan uang atau hadiah sebagai imbalan telah ditemani.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat tahun lalu memperingatkan praktik yang dikenal dengan istilah enjo kosai ini karena 'terus memfasilitasi pelacuran anak-anak Jepang'.

Pada akhir kunjungan ke Jepang pada tanggal 26 Oktober, De Boer-Buquicchio mengatakan dirinya menemukan "sejumlah bentuk eksploitasi seksual anak-anak yang berkembang dan terjadi" di negara itu.

"Saya terutama mengacu kepada gejala 'enjo kosai,' yang menjadi kecenderungan di antara murid perempuan. Sekitar 13% murid perempuan di Jepang terlibat dalam kegiatan ini," demikian kata De Boer-Buquicchio dalam konferensi pers di Kementerian Luar Negeri Jepang.(BBC)

Share this post

Add comment


Security code
Refresh

logo KEI 102.3 FM

Streaming

streaming2012-1request2012-nyamping

Facebook

CHRISTYKIDS

Statistics

mod_vvisit_counterToday167
mod_vvisit_counterYesterday116
mod_vvisit_counterThis week536
mod_vvisit_counterThis month20865
mod_vvisit_counterAll days2632643

We have: 83 guests online
Your IP: 54.166.123.247
 , 
Today: Mar 28, 2017

PETA BATAM

Peta_Batam