Home
Polda Kepri dan Polresta Barelang Amankan Belasan Ekor Hewan Langka
Redaksi KEI FM / Thursday, 02 April 2015 10:08

hewan_langka_batam_2Polda Kepri dan Polresta Barelang berhasil mengamankan belasan hewan langka saat menggelar Operasi Sapu Seligi 2015 di Kampung Aceh, Simpang Dam Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Sei Beduk, Rabu (1/4). 

" Hewan-hewan ini terdiri dari jenis burung yang masuk dalam satwa langkah dan dilindungi Undang-Undang. Kita amankan dan selanjutnya diserahkan ke Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) wilayah II Batam untuk ditindak lanjuti," ujar Kapolda Kepri Brigjen (Pol) Arman Depari.

Menurut Kapolda,  ada beberapa jenis hewan terutama burung seperti burung Kakak Tua, Burung Beo dan Burung Elang yang dilindungi Undang-undang. Namun untuk memastikan hewan mana saja yang dilindungi berdasarkan Undang-undang, polisi akan memanggil KSDA.

" Kita langsung panggil KSDA datang ke sini untuk mengamankan semua hewan yang masuk dalam satwa langkah," Kata Brigjen Arman Depari.

Ditempat yang sama Ariyanto, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) wilayah II Batam mengatakan, dari belasan hewan yang masuk dalam satwa langkah yang dilindungi dalam Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan eksosistem.

"Dari data sementara ada tiga jenis burung Kakak Tua, tiga jenis burung Beo dan dua jenis burung Elang. Semuanya dilindungi Undang-Undang. Sementara kita masih melakukan pendataan hewan yang ada di dalam kandang ini," ujar Ariyanto.

Ariyanto menyebutkan pelaku atau tersangka akan diancaman maksimal 5 tahun kurungan penjara denda Rp 200 juta. Sementara semua hewan itu akan dibawa ke balai KSDA wilayah II Batam di Sekupang guna rehabiltas dan pemeriksaan kesehatan terhadap satwa langkah itu.

" Hewan-hewan ini akan kita bawa dan diperiksa kesehatannya. Karena jika dilihat, ada beberapa hewan yang mengalami stres bahkan kesehatannya juga ikut terganggu," katanya.

Lurah Mukakuning Hery Surtanto tak tahu kalau selama ini daerahnya tempat bermukim pengedar dan pengguna narkoba. Ia tahu setelah Polisi menggeledah beberapa rumah di Kampung Aceh dan mendapati puluhan pil sabu-sabu dan 1 kg daun ganja kering.

" Saya baru tahu kalau lokasi ini sering dijadikan tempat perjudian dan tempat transaksi jual beli narkoba. Padahal selama ini tempatnya selalu aman-aman saja dan tak pernah ada keributan gara-gara jual beli narkoba dan bentuk perjudian," kata Hery.

Dia mengatakan, memang, dulunya pada saat dilakukan razia dilokasi ini, tak sebanyak ini yang didapat pihak kepolisian. Tapi sekarang malah bertambah parah.

" Memang, dulunya ada razia ditempat ini dilakukan pihak kepolisian, tapi tak sebanyak ini," ujar dia yang masih belum percaya dengan kenyataan ini.

Ia setuju apa yang dilakukan pihak Polda. Mudah-mudahan dengan adanya penggrebekan itu, masyarakat setempat sadar dan menghindari narkoba.  (haluankepri.com) 

Share this post

Add comment


Security code
Refresh

logo KEI 102.3 FM

Streaming

streaming2012-1request2012-nyamping

Facebook

CHRISTYKIDS

Statistics

mod_vvisit_counterToday105
mod_vvisit_counterYesterday1601
mod_vvisit_counterThis week4076
mod_vvisit_counterThis month18213
mod_vvisit_counterAll days2653309

We have: 22 guests online
Your IP: 54.146.27.245
 , 
Today: Apr 27, 2017

PETA BATAM

Peta_Batam