Home
Kominfo Batam Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV
Redaksi KEI FM / Tuesday, 24 March 2015 02:30

Kominfo_Batam_2Badan Komunikasi dan Informatika Kota Batam, tahun ini melalui kegiatan diseminasi informasi menitikberatkan pada dua permasalahan sosial, yakni sosialisasi bahaya narkoba dan HIV/Aids. Sosialisasi keduanya dilakukan di beberapa sekolah tingkat atas Kota Batam sebagai upaya membendung generasi penerus terjerumus pada hal itu.  Seperti halnya pada pelaksanaan kedua diseminasi yang dilakukan di SMA Negeri 5 Batam, Kamis (19/3) setelah sebelumnya di SMAN 2 di Belakangpadang. Pada kegiatan kali ini menghadirkan pembicara dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Batam Ali Cholik dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Batam, Kornelis.

Kabid Informasi Publik Badan Kominfo Batam, Yulidasril menuturkan untuk mengedukasi para pelajar tentang bahaya napza dan HIV/Aids maka perlu dilakukan berbagai upaya. Karena, kedua jenis permasalahan tersebut sudah masuk ke Batam dan memiliki peringkat yang fantastis meski dalam beberapa tahun belakangan terjadi penurunan pengguna.

"Indonesia sudah darurat Narkoba. Ini harus diperangi. Jangan adik-adik ini (pelajar) terjerumus di dalamnya. Jangan sekali-kali mencoba, karena akan merusak masa depan," kata Yulidasril, di depan ratusan pelajar yang mengikuti diseminasi tersebut di ruangan Laboratorium SMA N 5 Batam.

Katanya, sebagai pelajar harus bisa memproteksi dirinya akan bahaya narkoba. Melalui sosialisasi, setiap siswa diharapkan mampu memberi pemahaman ke siswa lainnya sehingga penyalahgunaan narkoba dapat terus ditekan.

Narkoba dan AIDS merupakan ancaman kehidupan yang merusak bangsa terutama generasi muda. Upaya mencegah  membutuhkan penanganan yang terintegrasi dan menyeluruh, sehingga dibutuhkan komitmen dan dukungan dari berbagai lembaga.

"Adik-adik harus punya cita-cita jelas. Sedikit terbentur, jangan putus sekolah. Ditanamkan sesuatu dalam diri sehingga berprestasi membuat terbaik untuk bangsa. Narkoba No, Prestasi Yes," ujar Yulidasril.

Sementara Kornelis dalam pemaparannya mengatakan hingga saat ini Aids belum dapat disembuhkan karena belum ditemukan obat akibat virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini.

Karena itu, beberapa prilaku yang dapat mengarah terjangkitnya Aids harus diketahui, seperti seks bebas, penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah, dan lainnya.

"Kalau dalam satu keluarga kena HIV/Aids, maka risiko anggota keluarga lainnya besar terjangkiti. Penyakit ini kalau sudah kena tiga sampai 10 tahun baru akan terasa," kata Kornelis, yang pada acara tersebut mengangkat tema "Cegah dan lindungi diri, keluarga dan masyarakat dari bahaya narkoba dan HIV/Aids". (haluankepri.com) 

Share this post

Add comment


Security code
Refresh

logo KEI 102.3 FM

Streaming

streaming2012-1request2012-nyamping

Facebook

CHRISTYKIDS

Statistics

mod_vvisit_counterToday147
mod_vvisit_counterYesterday116
mod_vvisit_counterThis week516
mod_vvisit_counterThis month20845
mod_vvisit_counterAll days2632623

We have: 63 guests online
Your IP: 54.166.123.247
 , 
Today: Mar 28, 2017

PETA BATAM

Peta_Batam